Atlet paralayang asal Batu, Ardi Kurniawan, berupaya menggapai pad (titik yang menjadi incaran ketepatan mendarat) pada kejuaraan Paragliding Accuracy World Cup Seri 3 di Gunung Banyak, Batu, Jawa Timur, Juli lalu. Ardi merupakan salah satu dari empat atlet paralayang yang ditemukan meninggal akibat gempa Palu. Jenazah Ardi dimakamkan pada Rabu (3/10/2018) di Palu. MALANG, KOMPAS — Satu lagi jenazah atlet paralayang asal Malang Raya ditemukan di bawah reruntuhan Hotel Roa Roa, Palu, Sulawesi Tengah. Korban adalah Fahmi Ruddo asal Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Fahmi ditemukan hampir bersamaan dengan atlet lain asal Korea, Lee Dong-jin. Atlet paralayang asal Batu, Taufik, Kamis (4/10/2018), mengatakan, Lee Dong-jin juga ditemukan dalam kondisi sama dengan Fahmi, yakni meninggal. ”Untuk Dong-jin, akan dikremasi dulu. Abunya akan dibawa ke Bali, baru kemudian dibawa ke Korea,” ujarnya. https://www.kompas.id/artikel/satu-lagi-jenazah-atlet-paralayang-asal-malang-ditemukan
Komentar
Posting Komentar